Opini

Teori Penyimpangan Sosial dan Contohnya

Cahaya Ilmu Sosial – Di bawah ini adalah pembahasan teori penyimpangan sosial dan contoh-contohnya dalam kehidupan masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat aturan dan norma yang harus dipatuhi masyarakat untuk menjaga perdamaian dan keharmonisan satu sama lain.

Namun, kita sering melihat banyak orang bertindak menyimpang dari norma-norma yang telah ditetapkan, menyebabkan gangguan dan kerugian pihak lain. Fenomena atau fenomena sosial yang bersifat umum ini disebut perilaku menyimpang atau penyimpangan sosial.

Jadi, untuk memahami penyimpangan sosial, kita bisa membaca artikel di bawah ini. Selamat membaca.

Pengertian Penyimpangan Sosial

Secara istilah, pengertian Penyimpangan sosial adalah suatu perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma sosial yang berlaku di dalam suatu masyarakat. Penyimpangan sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti melanggar hukum, menggunakan narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, perilaku seksual yang tidak lazim, dan lain sebagainya.

Menurut Bruce J. Cohen pernah menyampaikan, bahwa perilaku menyimpang merupakan setiap perilaku seseorang atau individu sebagai hasil kegagalan dalam menyesuaikan diri.

Penyimpangan sosial dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti faktor psikologis, ekonomi, dan budaya. Contohnya, seseorang yang mengalami tekanan emosional yang berat mungkin akan cenderung melakukan perilaku menyimpang, seperti bunuh diri atau penggunaan narkoba.

Selain itu, penyimpangan sosial juga dapat terjadi karena adanya pengaruh lingkungan atau teman sebaya. Sebagai contoh, seorang remaja yang bergaul dengan teman yang menggunakan narkoba mungkin akan terpengaruh dan ikut menggunakan narkoba.

Selain itu, ada juga contoh penyimpangan sosial yang terjadi dalam bentuk perilaku seksual yang tidak lazim, seperti homoseksualitas atau pelecehan seksual. Penyimpangan sosial dalam bentuk perilaku seksual ini sering kali terjadi karena faktor budaya atau orientasi seksual yang berbeda dari mayoritas masyarakat.

Dalam penanganan penyimpangan sosial, masyarakat perlu bekerja sama dengan pihak berwenang, seperti polisi, pengadilan, atau lembaga rehabilitasi sosial. Upaya-upaya pencegahan juga perlu dilakukan, seperti edukasi tentang norma-norma sosial yang berlaku dan pengembangan keterampilan sosial untuk menghindari perilaku menyimpang.

Dengan melihat beberapa contoh tersebut saya berharap kalian bisa memahami istilah tersebut secara mendalam.

Pengertian Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli

Selain dari definisi penyimpangan sosial diatas adapun beberapa pengertian teori ini dari beberapa ahli. Berikut ini merupakan pendapat dari para ahli tentang penyimpangan sosial:

  1. Emile Durkheim: Menurut Durkheim, penyimpangan sosial adalah ketidaksesuaian antara tindakan individu dengan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan sosial dapat mengancam kestabilan masyarakat dan harus dihukum sebagai bentuk pengendalian sosial.
  2. Robert K. Merton: Merton mengemukakan bahwa penyimpangan sosial terjadi ketika individu mengalami kesenjangan antara tujuan yang ingin dicapai dan kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini dapat menyebabkan individu melakukan tindakan menyimpang dalam mencapai tujuannya.
  3. Edwin Sutherland: Menurut Sutherland, penyimpangan sosial terjadi karena individu terpapar pada lingkungan yang menyediakan model-model perilaku menyimpang atau kriminal. Hal ini dapat mempengaruhi individu untuk meniru perilaku menyimpang atau kriminal.
  4. Howard Becker: Becker mengemukakan bahwa penyimpangan sosial terjadi ketika individu diberi label atau stigma oleh masyarakat sebagai penyimpang. Individu yang diberi label ini akan menginternalisasi label tersebut dan melanjutkan perilaku menyimpang yang dituduhkan oleh masyarakat.
  5. Clifford Shaw dan Henry McKay: Menurut Shaw dan McKay, penyimpangan sosial terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara lingkungan fisik dan sosial. Lingkungan yang buruk dapat mempengaruhi perilaku individu dalam bentuk penyimpangan sosial seperti tindakan kriminal.

dari beberapa pendapat para ahli di atas saya harap kalian bisa lebih paham tentang teori penyimpangan sosial.

Jenis-jenis Penyimpangan Sosial Kehidupan Masyarakat

Penyimpangan sosial dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuk atau jenis perilaku yang menyimpang dari norma-norma sosial yang berlaku dalam suatu masyarakat. Berikut ini adalah beberapa jenis penyimpangan sosial yang umum terjadi:

Penyimpangan primer

Yang pertama ada penyimpangan priner, definisinya merupakan jenis penyimpangan yang terjadi pada individu yang melakukan perilaku menyimpang untuk pertama kalinya. Contohnya adalah perilaku merokok atau minum alkohol pada usia yang belum cukup.

Penyimpangan sekunder

Berikutnya adalah penyimpangan sekunder, merupakan jenis penyimpangan yang terjadi pada individu yang sudah terlibat dalam perilaku menyimpang dalam jangka waktu yang lama dan dianggap sebagai perilaku abnormal oleh masyarakat. Contohnya adalah perilaku kriminal atau narkoba yang dilakukan secara terus-menerus.

Penyimpangan positif

Penyimpangan ini merupakan jenis penyimpangan yang terjadi ketika individu melakukan tindakan yang dianggap sebagai perilaku baik oleh masyarakat, tetapi dianggap sebagai penyimpangan oleh kelompok tertentu dalam masyarakat. Contohnya adalah ketika seorang anak miskin berprestasi dalam pelajaran dan dianggap sebagai penyimpangan oleh kelompok yang merasa dirugikan.

Penyimpangan negatif

Selain itu ada penyimpangan negatif adalah jenis penyimpangan yang terjadi ketika individu melakukan tindakan yang dianggap sebagai perilaku buruk oleh masyarakat, seperti kekerasan, pelecehan seksual, atau tindakan kriminal.

Penyimpangan non-konformitas

Penyimpangan ini masuk kedalam jenis penyimpangan yang terjadi ketika individu tidak mengikuti norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Contohnya adalah tampilan fisik atau gaya hidup yang tidak umum.

Penyimpangan konformitas

penyimpangan yang terjadi ketika individu melakukan tindakan yang dianggap sebagai normal oleh masyarakat, tetapi melanggar hukum atau norma yang berlaku. Contohnya adalah pelanggaran lalu lintas atau penipuan.

Penyimpangan seksual

Terakhir merupakan jenis penyimpangan yang terjadi pada individu yang melakukan perilaku seksual yang dianggap tidak sesuai dengan norma-norma sosial dalam masyarakat, seperti homoseksualitas atau pelecehan seksual.

Demikianlah pembahasan teori penyimpangan sosial dan contohnya di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang fenomena penyimpangan sosial dan pentingnya penanganannya untuk menjaga ketentraman dan kedamaian bersama dalam masyarakat.

Mari dukung Kesuksesan belajar kalian dengan membaca artikel yang ada di situs kami dan raih kesempatan belajar dengan baik. Semoga dengan bantuan ini Kamu dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman kalian. Dapatkan artikel lainnya, hanya di cahaya ilmu sosial

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button