Opini

Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif : Pengertian, Tujuan, dan Contoh

Pembelajaran kreatif dan inovatif kini menjadi suatu perbincangan yang hangat dikalangan masyarakat saat ini. Selain banyak penemuan baru dalam implementasinya, pembelajaran ini menjadi gebrakan baru bagi pendidikan di negara Indonesia. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, mari simak terus materi dibawah ini.

Apa Yang Dimaksud Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif?

Pembelajaran Kreatif dan inovatif adalah proses pembelajaran dengan memerlukan keterlibat kreatifitas dan inovasi. Dalam pembelajaran Ini juga dibutuhkan keterampilan serta pemahaman khusus tentang konteks kreatifitas diterapkan. Proses kreatif menjadi inti dari inovasi dan seringkali kata-kata tersebut digunakan secara bergantian. Inti dari proses pembelajaran ini adalah menciptakan suasana di mana siswa belajar dengan metode baru secara teratur, mempertanyakannya, dan memikirkan ide-ide baru sendiri. Kreativitas dan inovasi adalah inti dari belajar mengajar yang termasuk kedalam disiplin ilmu sosial.

 

Ciri Ciri Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif

Pembelajaran kreatif dan inovatif juga memiliki ciri-ciri penerapannya tersendiri. Berikut ciri ciri penerapan pembelajaran kreatif dan inovatif adalah sebagai berikut:

 

  1. Penggunaan sistem pendidikan yang terstruktur atau sistematis. Dalam penerapan kurikulum tersebut kita dapat merubah peserta didik berdasarkan minat dan bakat mereka masing-masing.
  2. Dalam penerapan pembelajaran tersebut menggunakan metode yang berbeda dari yang biasa dilakukan, misalnya proyek jangka panjang, diskusi kelompok, atau pembelajaran melalui pengamatan langsung.
  3. Memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengeksplorasi minat dan kemampuan mereka sendiri.
  4. Dalam kurikulumnya para siswa diajarkan untuk berpikir kritis dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Pembelajaran seperti ini bertujuan untuk melatih problem solving para siswa di usia tersebut.
  5. Mewadahi para siswanya dalam pembelajaran yang berbasis pada proses dan bukan hanya hasil akhir. Jadi para siswa diajarkan praktik secara langsung agar mereka mengetahui segala proses yang dilalui. Pembelajaran ini memiliki maksud agar mereka lebih paham secara detail materi yang diajarkan para guru.
  6. Dalam penerapannya biasanya para siswa di pasangkan dalam kerja tim pembelajaran. Hal ini juga memancing para siswa untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah secara diskusi.
  7. Menggunakan teknologi secara efektif dan memanfaatkan sumber-sumber belajar yang beragam. Dalam masa pandemi kemarin pemanfaatan teknologi memang sangat membantu dalam proses pembelajarannya. Metode pembelajaran jarak jauh dimasa waktu lalu sangat membantu para siswa dan guru dalam proses belajar.

 

Tujuan Pembelajaran Penerapan Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif

Trobosan pembelajaran Kreatif dan inovatif juga memiliki tujuan tersendiri. Tujuan pembelajaran ini adalah untuk mengembangkan keterampilan kepada siswa-siswa di Indonesia. Selain itu, dengan adanya kebebasan dalam mengeksplorasi minat dan bakat juga membantu para siswa menyalurkan keterampilannya di sekolah. Sehingga mereka menjadi memiliki bekal untuk digunakan mereka kelak dijenjang dunia kerja kelak. Dari segi kependidikan sendiri metode pembelajaran ini mewujudkan pembelajaran yang efektif dan memberikan dampak yang positif.

Model Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif

Cooperative Learning

Model ini menitikberatkan pada kerja sama dan kerja tim dalam pembelajaran, dengan siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan tugas atau proyek bersama. Dengan menyelesaikan tugas atau proyek tersebut para siswa diharapan bisa bekerja sama atau team working dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Project Based Learning

Model ini menitikberatkan pada pembelajaran melalui proyek yang difokuskan pada masalah nyata atau konteks yang relevan. Misalnya dalam pembelajaran di sekolah para siswanya diberi pembelajaran kewirausahaan yang masuk kedalam kurikulum pembelajarannya. Dengan menggunakan studi kasus secara nyata para siswanya diharapkan bisa menyerap materi kewirausahaannya secara menyeluruh.

Experiential Learning

Model ini menitikberatkan pada pembelajaran melalui pengalaman langsung, dengan siswa belajar dengan melakukan aktivitas di luar ruang kelas. Model pembelajaran ini biasanya mengajak para siswa untuk melihat proses dari pembuatan suatu produk untuk belajar bagaiman mendirikan suatu usaha.

Problem Based Learning

Model ini menitikberatkan pada pembelajaran yang didasarkan pada masalah nyata atau konteks yang relevan, dengan siswa belajar dengan mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Dalam model ini para siswa diajak untuk menyelesaikan masalah melalui praktek ilmiah yang diajarkan di sekolah. Misalnya untuk mengatasi pencemaran lingkungan para siswa di ajarkan jenis-jenis limbah yang mengandung kimia sserta dijelaskan dampaknya bagi lingkungan.

Contoh Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif

Kementrian pendidikan saat ini sedang mengembangkan pembelajaran yang berbasis kreatif dan inovatif dalam kurikulum merdeka belajar. Salah satu program dari kurikulum tersebut adalah program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Dilansir dari kementrian pendidikan Indonesia, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan pembelajaran berbasis projek rancangan untuk menguatkan demokrasi serta mewujudkan pencapaian kompetensi pelajar pancasila. Karakter pelajar pancasila sendiri di bagi menjadi 5 pilar yakni berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, mandiri, beriman kepada tuhan YME. Tujuan dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sendiri adalah Memberikan kesempatan pada peserta didik agar dapat “mengalami pengetahuan” sebagai salah satu proses penguatan karakter peserta didik sekaligus kesempatan untuk mereka belajar dari lingkungan sekitarnya. Nah pencapaian dari program ini nantinya adalah praktek berdemokrasi di sekolah. Untuk SMP dan SMA nantinya diadakan pemilihan ketua osis di sekolah yang menjadi implementasi dari berdomkrasi dan mencapai pelajar yang pancasila.

Kekurangan Pembelajaran Kreatif dan Inovatif

Dalam penerapan pembelajaran kreatif dan inovatif juga terdapat kekurangannya. Karena sebagus-bagus konsep yang dibuat tentu terdapat kekurangan tersendiri dalam implementasinya. Namun kekurangan tersebut dapat kita jadi bahan evaluasi untuk mengembangkan konsep ini agar lebih baik di kemudian harinya. Beberapa kekurangan ini antara lain sebagai berikut :

Memakan Biaya Yang Banyak

Dalam proses penerapannya terkadang memerlukan biaya yang cukup tinggi. Biaya yang digunakan dalam proses belajar seperti pembelian peralatan atau bahan-bahan yang diperlukan untuk proyek atau aktivitas masih menjadi masalah. Karena ekonomi para siswa juga berbeda-beda oleh karena itu sebagai tenaga pendidik juga harus bisa jelih dalam memilih proyek atau aktivitas yang akan digunakan untuk belajar para siswanya.

Proses Waktu Yang Lama

Perlu waktu yang cukup lama untuk merencanakan dan merencanakan proyek atau aktivitas, sehingga dapat mempengaruhi jadwal pembelajaran yang sudah ada. Oleh karena itu kita juga harus Bisa Merancang Estimasi Waktu Yang Digunakan Dalam Proses Pembelajarannya.

Masalah Kesulitan Yang Dialami Para Siswa

Beberapa siswa mungkin merasa kesulitan untuk belajar dengan cara yang berbeda dari yang biasa mereka lakukan. Beberapa siswa mungkin merasa kesulitan untuk bekerja dalam kelompok dan dapat menimbulkan masalah dalam kerja sama dan kerja tim. Masalah yang umum dilalui para siswa adalah dari diri mereka sendiri mengalami kekurangannya masing-masing.  Beberapa siswa mungkin merasa kesulitan untuk belajar melalui pengalaman langsung atau proyek karena tidak memiliki minat atau kemampuan yang sesuai.

 

Kesimpulan

Perkembangan pembelajaran kreatif dan inovatif memang masih dalam tahap baru. Selain menawarkan banyak kelebihan dalam peroses belajaranya ada juga kekurangan didalamnya. Oleh karena itu penerapan pembelajaran ini harus melibatkan semua elemen yang harus terlibat. Agar proses pembelajaran berjalan secara efektif dan berdampak baik bagi para siswanya. Sekian dari saya terima kasih.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button