Opini

Memahami Teori Konspirasi

Mari Memahami Teori Konspirasi

Tokoh fenomenal asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Lord Rangga Sasana atau yang memiliki nama asli Edi Raharjo, meninggal dunia pada Rabu (7/12/2022). Lord Rangga meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dirawat di RS Mutiara Bunda Tanjung Brebes, Jawa Tengah. Pria yang terkenal dengan teori konpirasinya ini kini sudah meninggal dunia. Lalu sudah pada tau belum si teori konspirasi itu apa. Ya tidaknya udah banyak banget ya konspirasi yang bermunculan di mana-mana namun pertanyaannya apa sebenarnya itu teori konspirasi. Mengapa banyak yang mempercayai berikut ini penjelasannya.

Sejarah dan Pengertian Teori Konspirasi

Asal mula teori konspirasi pada periode 1960-an istilah konspirasi teori atau teori konspirasi dipopulerkan oleh CAI untuk menyerang mereka yang meragukan kinerja Komisi Warren badan yang menyelidiki kasus kematian John F Kennedy. Istilah conspiracy teory sudah banyak muncul di buku dan jurnal ilmiah. Nah jika mengacu kepada Oxford English Dictionary teori konspirasi diartikan sebagai suatu teori bahwa kejadian atau gejala timbul sebagai hasil konspirasi antara pihak-pihak yang berkepentingan dan adanya suatu lembaga yang bertanggung jawab atas kejadian yang tidak bisa dijelaskan Adapun berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI kata konspirasi memiliki arti persekongkolan atau komplotan artinya orang dalam merencanakan sebuah kejahatan yang dilakukan dengan rapi dan sangat dirahasiakan pelaku Konspirasi disebut dengan konspirator sebab sifat pengerjaan yang mulus dan rahasia, maka sulit untuk membuktikan konspirasi dan hanya berujung desas desus.Ketidakmampuan menjawab Inilah yang disebut sebagai teori konspirasi.

Baca Juga : Apa Itu Demokrasi

Kepercayaan Teori Konspirasi

kita kembali ke pertanyaan semula, Kenapa kemudian banyak orang percaya teori konspirasi ya. Teori konspirasi yang paling umum adalah teori yang mengikuti perkembangan arus politik. Dimana para oposisi dan para pendukungnya cenderung lebih percaya soal persekongkolan ketimbang percaya kelompok yanh berkuasa. Dalam pidatonya di konferensi Centre of inquiry pada 2018 lalu Joseph Uscinski Profesor dari University of Miami menyebutkan bahwa teori konspirasi merupakan alat bagi yang lemah untuk menyerang sekaligus bertahan lawan yang kuat dengan demikian teori konspirasi dapat dianggap senjatanya orang-orang kalah. Namun hal berbeda dikatakan oleh Profesor Cris Friench seorang psikolog dari Universitas Goldsmith, london. Menurutnya teori konspirasi dapat dipercaya siapapun dengan dimensi apa saja ( kiri, kanan atau tengah) juga menembus lapisan kelompok sosial mana saja.
Well bagaimana sekarang sudah pada paham belum soal teori konspirasi?. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu dan wawasan kalian, sekian dan terima kasih.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button