Ilmu Politik

Materi Teori Gerakan Sosial

Cahaya Ilmu Sosial – Teori gerakan sosial merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa ilmu politik. Dalam materi ini kalian akan mempelajari beberapa teori dasar tentang analisis pergerakan masyarakat, pembingkaian, dan identitas kolektif.

Teori gerakan sosial dapat didefinisikan sebagai konsep atau model yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana gerakan sosial terbentuk, berkembang, dan beroperasi.

Teori ini berusaha menjelaskan bagaimana gerakan sosial memperjuangkan tujuannya, bagaimana interaksi antar anggota gerakan sosial, serta apa yang mempengaruhi tingkat keberhasilan atau kegagalan gerakan sosial tersebut.

Oleh karena itu simak terus artikel dibawah ini dan jangan lupa mengunduhnya di link yang sudah disediakan.

Memahami Pengertian Gerakan Sosial

Gerakan sosial adalah sebuah bentuk aksi kolektif dari kelompok atau individu yang bertujuan untuk memperjuangkan perubahan sosial. Dari perubahan sosial ini diharapkan bisa memberikan kondisi baik bagi masyarakat  ataupun dukungan terhadap hak-hak mereka.

Pergerakan ini seringkali melibatkan pengorganisasian dan mobilitasi massa untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan. Hal ini dapat muncul sebagai respons terhadap ketidakadilan sosial, politik, dan ekonomi, serta menjadi medium bagi individu atau kelompok yang tidak terwakili.

Gerakan sosial dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk gerakan hak sipil, gerakan feminis, gerakan lingkungan, gerakan anti-perang, gerakan buruh, dan sebagainya.

Pembingkaian Kolektif Dalam Gerakan Sosial

Pembingkaian kolektif atau collective framing adalah proses sosial yang terjadi dalam gerakan sosial. Dalam proses ini terbentuk pemahaman dan penjelasan bersama tentang masalah sosial yang mereka hadapi serta tujuan dan tindakan yang mereka lakukan.

Pembingkaian kolektif ini merupakan hasil dari proses interaksi sosial antara anggota gerakan sosial yang terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Dalam pembingkaian kolektif, anggota gerakan sosial membangun dan menyebarluaskan narasi mendefinisikan masalah sosial dan bagaimana gerakan sosial tersebut mencoba memperbaikinya.

Narasi ini dapat mencakup konsep, nilai, dan simbol yang dianggap penting oleh anggota gerakan sosial. Pembingkaian kolektif ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan dukungan dari masyarakat luas terhadap gerakan sosial tersebut.

Selain itu, pembingkaian kolektif juga digunakan untuk membedakan gerakan sosial tersebut dari kelompok-kelompok lain yang memiliki tujuan yang berbeda. Pembingkaian kolektif dapat membantu gerakan sosial untuk memperoleh legitimasi dan dukungan dari masyarakat luas.

Contoh dari pembingkaian kolektif dalam gerakan sosial adalah gerakan feminis. Gerakan feminis membentuk pemahaman kolektif bahwa ketidakadilan gender adalah sebuah masalah sosial yang memerlukan perubahan dan tindakan kolektif.

Gerakan feminis menggunakan narasi dan simbol-simbol untuk menggambarkan ketidakadilan gender dan memperjuangkan kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan.

Pembingkaian kolektif ini membantu gerakan feminis untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat luas dan mencapai tujuannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Pembingkaian Kolektif Dalam Gerakan Sosial

Identitas kolektif adalah sebuah konsep yang mengacu pada kesadaran dan solidaritas antar individu yang memiliki kesamaan dalam identitas tertentu. Pada gerakan sosial, sebuah Identitas kolektif dapat muncul berdasarkan faktor-faktor seperti jenis kelamin, agama, etnis, status ekonomi, dan sebagainya.

Hal ini sangat penting karena dapat membantu membentuk rasa solidaritas dan kekuatan dalam gerakan sosial tersebut. Individu atau kelompok yang memiliki kesamaan dalam identitas tertentu dapat merasa lebih terkoneksi dengan satu sama lain.

Selain itu, identitas kolektif pada gerakan sosial juga dapat membantu untuk memperkuat legitimasi gerakan sosial tersebut. Ketika individu atau kelompok yang memiliki kesamaan dalam identitas atau orientasi tertentu membentuk gerakan sosial untuk memperjuangkan hak dan kepentingan mereka. Dari sini mereka dapat memperoleh dukungan dari masyarakat luas yang juga memiliki identitas atau orientasi yang sama.

Contoh dari identitas kolektif pada gerakan sosial adalah gerakan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Gerakan ini berfokus pada perlindungan dan perjuangan hak-hak individu yang berorientasi seksual atau identitas gender yang berbeda dengan mayoritas masyarakat. Persamaan ini penting karena mereka memiliki identitas yang sama dan dapat merasa lebih terkoneksi sehingga mampu dalam memperjuangkan hak mereka.

Strategi Dalam Keberhasilan

Dalam gerakan sosial strategi kemenangan mereka adalah dengan jumlah masa yang banyak. Oleh karena itu mobilisasi masa menjadi salah satu elemen penting dalam gerakan sosial.

Mobilisasi massa adalah salah satu strategi utama dalam gerakan sosial untuk mengumpulkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat luas dalam gerakan tersebut.

Mobilisasi massa dilakukan dengan cara mengajak dan memotivasi orang-orang untuk terlibat dalam aksi atau kegiatan yang dilakukan oleh gerakan sosial.

Salah satu contoh mobilisasi massa dalam gerakan sosial adalah protes mahasiswa. Mahasiswa seringkali menjadi aktor penting dalam gerakan sosial karena mereka memiliki kesadaran yang tinggi dan berada di garis depan perjuangan untuk perubahan sosial.

Protes mahasiswa dapat mencakup unjuk rasa, aksi mogok, atau tindakan lainnya yang bertujuan untuk menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan atau sistem tertentu.

Dalam protes mahasiswa, mobilisasi massa sangat penting karena semakin banyak orang yang terlibat, semakin besar kemungkinan protes tersebut akan berhasil. Pada saat yang sama, mobilisasi massa dapat menjadi tantangan bagi pihak berwenang, karena semakin banyak orang yang terlibat dalam protes, semakin sulit bagi pihak berwenang untuk mengendalikan situasi. Oleh karena itu, mobilisasi massa menjadi strategi penting dalam gerakan sosial untuk mencapai tujuan mereka.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas mobilisasi massa dalam gerakan sosial, termasuk strategi komunikasi, kesadaran publik, dan legitimasi gerakan. Strategi komunikasi yang baik dan efektif dapat membantu membangun kesadaran serta dukungan dari masyarakat luas.

Dan itulah materi gerakan sosial semoga bisa membantu kalian dalam proses kuliah. Dan jangan belajar untuk ujian semesteran ya.

Mari dukung Kesuksesan belajar kalian dengan mengunduh materi kuliah yang kami sediakan dan memberikan kalian kesempatan untuk belajar materi ujian ini dengan baik. Semoga dengan bantuan ini Kamu dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman Materi Administrasi Publik dengan baik. Dapatkan materi lainnya, hanya di cahaya ilmu sosial

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button