Adminitistrasi Publik

Materi Pendidikan Kewarganegaraan

Cahaya Ilmu Sosial-Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Dalam materi ini kalian akan mempelajari beberapa materi yakni Identitas nasional, negara dan konstitusi. Selain itu kalian juga akan mempelajari hak dan kewajiban warga negara, wawasan nusantara dan masih banyak lagi.

Dan berikut ini beberapa materi tentang pendidikan Kewarganegaraan, simak terus artikel ini agar kalian lebih paham dengan materi kuliah yang saya berikan.

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan

Kewarganegaraan merupakan status hukum seseorang sebagai warga negara dari sebuah wilayah di dunia. Kewarganegaraan juga menjadi penentu hak dan kewajiban seseorang dalam hubungannya dengan negara. Hakekat kewarganegaraan di Indonesia diartikan sebagai sebuah kesadaran untuk menjadi keanggotaan  suatu negara atau sikap perilaku warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kewarganegaraan secara umum diperoleh otomatis apabila seseorang lahir di negara tersebut. Namun dikasus negara lain jika orang tua seseorang adalah warga negara maka anaknya termasuk menjadi . Namun, kewarganegaraan juga dapat diperoleh melalui naturalisasi atau proses hukum lainnya.

Pentingnya kewarganegaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah keterlibatan seseorang untuk berpolitik dan berhubungan di negara tersebut.

Selain itu dengan menjadi warga negara kita juga memperoleh perlindungan hukum dan hak-hak sebagai warga negara. Oleh karena itu, kewarganegaraan hal yang sangat penting dan harus dihormati dalam sistem hukum dan politik negara.

Tujuan  Pendidikan Kewarganegaraan

Selain hakekat kewarganegaraan yang kita bahas di atas. Kita juga harus memahami tujuan dari pendidikan kewarganegaraan ini. Salah satu tujuannya adalah memahami dan mampu melaksanakan  hak kewajiban secara jujur  dan demokratis serta bertanggung jawab sebagai warga negara.

Tujuan berikutnya untuk memahami secara mendasar apa saja mesalah yang dihadapi bangsa Indonesia dalam kehidupan bernegara. Tujuan terkahir dari pendidikan kewarganegaraan adalah untuk memupuk sikap  perilaku  sesuai dengan nilai-nilai  kejuangan patriotisme, cinta tanah air, rela berkurban untuk kepentingan nusa dan bangsa indonesia.

Memahami Identitas Nasional Warga Negara Indonesia

Identitas nasional warga negara Indonesia merujuk pada kesadaran serta pemahaman terhadap nilai-nilai, budaya, sejarah, bahasa, agama, dan simbol nasional. Identitas ini merupakan bagian penting dari jati diri dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.

Beberapa ciri khas dari identitas nasional Indonesia adalah keberagaman etnis, bahasa, dan budaya yang menjadi kekayaan dan keunikan bangsa Indonesia. Selain itu, Pancasila sebagai dasar negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan kebangsaan juga bagian penting dari identitas nasional Indonesia.

Sebagai warga negara Indonesia, memiliki pengakuan dan kesadaran terhadap identitas nasional ini menjadi penting dalam membangun rasa persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat. Hal ini dapat tercermin dalam sikap menghormati perbedaan dan menerima keragaman yang ada, serta turut melestarikan dan mempromosikan budaya dan nilai-nilai nasional yang positif.

Memahami Wawasan Nusantara

Materi pendidikan kewarganegaraan berikutnya yakni Wawasan Nusantara. Pengertian Wawasan Nusantara adalah sebuah konsep yang dikembangkan oleh Indonesia untuk memahami posisi geografis dan strategis negara. Indonesia sendiri sebagai negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman budaya, etnis, dan agama. Konsep ini diperkenalkan pada era Presiden Soekarno dan terus dipertahankan hingga sekarang.

Wawasan Nusantara membahas tiga hal penting, yaitu kedaulatan, kepentingan nasional, dan keutuhan wilayah. Pada intinya, konsep ini berusaha memahami kesatuan dan keragaman dalam masyarakat Indonesia, serta mempertahankan keutuhan wilayah dan kedaulatan negara.

Dalam memahami Wawasan Nusantara, seorang individu memahami aspek-aspek penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, seperti budaya, agama, bahasa, serta kebiasaan hidup. Selain itu, penting untuk memahami sejarah Indonesia serta bagaimana Indonesia berperan sebagai negara kepulauan yang memiliki peran strategis di Asia Tenggara.

Melalui pemahaman terhadap Wawasan Nusantara, individu dapat meningkatkan nasionalisme dan kebangsaan, serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap kemajuan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang maju.

Download Materi Pendidikan Kewarganegaraan

Pengertian dan Sejarah Ketahanan Nasional

Ketahanan nasional yaitu kondisi dinamis suatu bangsa yang  berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung  kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional.  Kondisi nasional ini diharapkan dapat menghadapi segala tantangan,  ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam. Selain itu dapat mengatasi segala hal yang membahayakan identitas, integritas, kelangsungan  hidup bangsa dan negara, serta perjuangan mengejar tujuan nasional.

Konsep Ketahanan nasional muncul di awal tahun 1960  sehubungan dengan adanya ancaman pengaruh  komunisme dari Uni Sovyet dan Cina. Pada tahun 1968 dilanjutkan oleh Lemhanas (Lembaga  Pertahanan Nasional). Lemhanas menemukan unsur-unsur  dari tata kehidupan nasional yang berupa ideologi, politik,  ekonomi, sosial dan militer.

Berikutnya pada tahun 1969 lahir istilah Ketahanan Nasional, yang  dirumuskan sebagai Keuletan dan daya tahan suatu  bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan  kekuatan nasional yang ditujukan untuk menghadapi segala  ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup negara  dan bangsa Indonesia.

Konsepsi ketahanan nasional dimasukkan ke dalam GBHN  pada tahun 1973-1998. Rumusan ketahanan nasional tentang pembangunan nasional diselenggarakan melalui  pendekatan Ketahanan Nasional yang mencerminkan  keterpaduan antara segala aspek kehidupan nasional  bangsa.

Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis yang  merupakan integrasi dari kondisi tiap aspek kehidupan  bangsa dan negara. Ketahanan Nasional meliputi ketahanan ideologi,  ketahanan

politik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial budaya dan  ketahanan pertahanan keamanan. Konsep ketahanan bukan hanya Ketahanan Nasional, tetapi  juga merupakan suatu konsepsi Ketahanan Berlapis. Konsep ini  artinya,  ketahanan individu, ketahanan keluarga, ketahanan daerah,  ketahanan regional dan ketahanan nasional.

Dan itulah Materi Pendidikan Kewarganegaraan semoga bisa membantu kalian dalam belajar. Sekian dan terima kasih.

Mari dukung Kesuksesan belajar kalian dengan membaca artikel yang ada di situs kami dan raih kesempatan belajar dengan baik. Semoga dengan bantuan ini Kamu dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman kalian. Dapatkan artikel lainnya, hanya di cahaya ilmu sosial

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button